Sabtu, 23 November 2013




SMPN 11 MADIUN 
Jl.P.G. KANIGORO 11 Madiun


 

Pada tahun 1956 di wilayah Mojopurno belum ada Sekolah Negeri, yang ada hanya sekolah swasta, dengan memperhatikan hal tersebut maka oleh pemikir-pemikir yang berwawasan maju dipandang perlu mendirikan sekolah Negeri di wilayah Mojopurno. Dengan sangat mendesaknya kebutuhan pendidikan di Wilayah Mojopurno, Pemerintah Daerah berusaha untuk membangunnya dan berdirilah S K N ( Sekalah kerajianan Negeri ) Mojopurno
Cikal bakal Sekolah Kerajinan Negeri (SKN) Mojopurno adalah berdiri Th 1956, pada tahun 1959 berubah menjadi ST Mojopurno Vilial lalu menjadi ST Negeri 5 Madiun. Dan pada tahun 1968 berubah lagi menjadi Vilial ST Negeri 1 Madiun, dan pada tahun 1974 dinegerikan menjadi ST Negeri 4 Madiun.

Sekolah inipun beberapa kali mengalami perubahan nama sekolah yaitu pada tahun 1979 berdasarkan SK Mendikbud No; 030 / U / 1979 menjadi SMP Integrasi ( SMP Manisrejo), tahun 1989 berdasarkan SK Mendikbud No; 050.7/O/1989 berubah lagi menjadi SMP Negeri 11 Madiun sampai saat ini.




Visi
Terwujudnya generasi bangsa yang unggul, bermutu, berbudi pekerti berdasarkan IMTAQ dan IPTEK.

Misi

1. Mengantarkan dan mengajar anak didik tumbuh menjadi sumber daya manusia yang memiliki :
a. Tingkat prestasi akademik yang memadai untuk bekal melanjutkan pendidikannya.
b. Tingkat ketrampilan praktis yang memadai untuk terjun ke dunia usaha.
c. Tingkat perilaku dan budi pekerti yang memadai untuk pergaulan dalam kehidupan masyarakat.
d. Tingkat kemampuan berkompetensi yang memadani dalam upata mengembangkan diri, yang dilandasi kekeluargaan dan persatuan.

2. Menerapkan manajemen partisipatif dalam melibatkan seluruh warga sekolah dan komite sekolah.


Untuk mencapai visi dan Misiyang telah dicanangkan dibuat
tujuansekolah dalam jangka waktu 4 tahun sebagai berikut :
1. Dengan menggunakan pembelajaran KBK pada tahun pelajaran 2007 / 2008 rata-rata pencapaian nilai selisih ujian nasional + 2,00
2. Pada tahun pelajaran 2007 / 2008 memiliki kelompok percakapan Bahasa Inggris yang mampu menjadi juara I Tingkat Kota Madiun.
3. Pada tahun pelajaran 2007 / 2008 mampu mengoptimalkan pembelajaran Komputer dan Internet yang tepat guna
4. Pada tahun pelajaran 2007 / 2008 memiliki tim kesenian yang mampu menjadi juara I Tingkat Kota Madiun dan terampil pada acara tingkat kota.
5. Pada tahun pelajaran 2007 / 2008 memiliki kelompok seni baca Alqur’an dan kegiatan keagamaan lainnya yang secara teratur berlatih dan pentas disekolah di Kota Madiun.
6. Pada tahun pelajaran 2007 / 2008 memiliki olah raga minimal 3 cabang yang menjadi juara I Tingkat Kota Madiun.
7. Memiliki Ketrampilan Life Skil sebagai bekal dimasyarakat.
8. Meningkatkan aktivitas warga sekolah peduli dan berbudaya lingkunngan.


SMPN 11 Membangun Image yang Baik




 Di bawah kepemimpinan Ibu Endang Liliek Utami, SMP Negeri 11 Kota Madiun mengembangkan suatu kiat dalam rangka mengembangkan sekolahnya agar menjadi sekolah yang lebih baik.

1. Program 7K (Ketertiban, Keindahan, Kebersihan, Keamanan, Kekeluargaan, Kerindangan, dan Kedisiplinan). Program ini dimaksudkan agar siswa mempunyai kebiasaan-kebiasaan yang baik. Berperilaku sopan, tidak membuang sampah sembarangan, selalu menjaga kebersihan lingkungan, kedislipinan, dan lain-lain adalah aspek-aspek yang dikembangkan di program ini.

Setiap bulan akan ditetapkan kelas yang menjadi Juara 7K dan mendapatkan tropi bergilir. Tropi dipajangkan di kelas sebagai simbol kemenangan karena telah berusaha menjaga ketertiban, keindahan, keamanan, kekeluargaan, kerindangan dan kedislipinan di kelasnya.

2. Pajangan Rewards and Punishment. Pada papan Rewards, selain nama siswa dibuat kolom-kolom tempat memajangkan tanda bintang sebagai tanda keberhasilan siswa. Aspek positif siswa juga diperhatikan, misalnya paling awal berinisiatif mengajukan pertanyaan.

Demikian pula dengan papan Punishment. Kalau guru melihat munculnya aspek negatif dari siswa, misalnya membuat kegaduhan di dalam kelas, maka tanda bola akan ditempelkan oleh guru di papan punishment di samping nama siswa.

3. Pajangan setiap siswa di kelas. Dengan dibuatkan pajangan yang menarik dan penataan yang bagus suasana kelas menjadi lebih menyenangkan. Ibu Endang Lilik berpikiran bahwa dengan siswa yang mayoritas berasal dari pinggiran Kota Madiun, siswa membutuhkan kegiatan yang lebih nyata.

Menulis, menggambar, berdiskusi, kerajinan tangan merupakan langkah awal untuk mengembangkan potensi siswa. Dan dengan dipajangkannya hasil kerja siswa dapat menumbuhkan rasa percaya diri siswa.



•Renovasi fisik bangunan tua (mulai tahun ajaran 2003/2004; terus berlangsung hingga renovasi selesai). Pada tahun-tahun ajaran mendatang diharapkan memiliki 18 ruang kelas dan sarana lain yang lengkap.
•Melengkapi fasilitas ruang belajar (pesawat televisi, VCD player, OHP dan Laptop + Lcd)
PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU:
•Melanjutkan Studi di Perguruan Tinggi (S.1 dan S.2)
•Pelatihan-pelatihan (CTL, PTBK, MGMP, Pelatihan PAKEM)
•Seminar dan Workshop

REFORMASI SEKOLAH

REFORMASI SEKOLAH TIDAK DAPAT DITUNDA LAGI
•Perkembangan Ilmu dan Teknologi
•Pertumbuhan Jumlah Penduduk yang Pesat
•Globalisasi dan Perkembangan Teknologi Informasi

REFORMASI SEKOLAH PERLU MEMPERHATIKAN BERBAGAI FAKTOR :
Sasaran dan Tujuan Pendidikan NasionalF Peserta DidikF Profesionalisme Guru Fasilitas dan Sumber Belajar

EKSTRAKULIKULER 


·         DRUM BAND
·         JURNALISTIK
·         KARAWITAN
·         SENI MUSIK
·         SENI TARI
·         PMR
·         HADROH
·         BASKET
·         VOLI
·         SENI LUKIS
·         TATA BOGA
·         TATA BUKU
·         FASHION SHOW
KEGITAN PARA WARGA SMPN 11 MADIUN